href="http://www.widgeo.net">widgeo.net widgeo.net widgets basketball-0007.gif from 123gifs.eu

Follow Us

Sabtu, 13 Oktober 2012

Perjalanan Music WINA DH



WINA HARTATI ROSTAMAN Ada Rasa Grogi PADA era tahun 90-an nama Wina Hartati Rostaman cukup populer. Bersama grup band D'Imut, ia meniti karier di blantika musik nasional. Pamornya kian melesat ketika membentuk sebuah kelompok vokal, D'Hebring (1991) bersama Rima, Lia dan Yossie. Ketika itu, Wina dan kawan-kawan menggebrak pentas musik lewat tembang-tembang pop Sunda berirama disco reggae. Kesuksesan tersebut membuat Wina pede menyematkan sebutan D'Hebring dibelakang nama aslinya. Cara itu tentu saja agar publik makin mengenal serta sebagai upaya kian mengatrol popularitas. Secara perlahan, Wina mulai menapak ke papan atas deretan penyanyi top Indonesia. Hal itu langsung mencuri perhatian musisi senior, Deddy Dores. Penyanyi dan pencipta lagu kawakan tersebut kepincut terhadap olah vokal Wina hingga ia memintanya berduet pada lagu "Tragedi Pagi", sebuah persembahan untuk mengenang peristiwa kecelakaan yang merengut nyawa Nike Ardilla. Wina juga sukses lewat album debutan "Serat Cinta", "Empot-empotan", lalu disusul album ketiga pop Indonesia, "Hanya Satu". Selain tenar bersama grup, Wina juga sukses sebagai penyanyi solo yang ditandai dengan dirilisnya satu album pop Sunda bertajuk "Suka-suka". Namun setelah album itu meledak, kiprah Wina nyaris tak terdengar lagi. Hampir 17 tahun ia hilang bak ditelan bumi. Baik di panggung hiburan maupun dalam album kaset, sosok Wina tak pernah dijumpai. Ia baru eksis lagi setahun lalu terlibat dalam album "Bentang-Bentang" jilid 1 tahun 2010 . Wina sebenarnya tidak begitu ngotot untuk kembali ke dunia tarik suara, namun melihat animo publik terhadap album "Bentang-Bentang" membuat ia terjun lagi dalam penggarapan "Bentang-Bentang" jilid 2 buah cipta sang suami H. Dose Hudaya S.H. Bersama sejumlah penyanyi Sunda seperti Darso, Sule, Tika Zein, Barakatak, Ayank dan Lina Sule, perempuan kelahiran Bandung, 19 Juli 1969 ini meramaikan kemasan DH Production tersebut. "Keikutsertaan saya di album itu semata-mata untuk mempertahankan eksistensi pop Sunda agar tidak sampai tergusur oleh jenis musik lain," kata Wina di kediamanya, Jln. Cilengkrang, Ujungberung Bandung, Kamis (14/7). "Sejujurnya saya sempat tidak ada semangat lagi menyanyi. Tapi ketika melihat kondisi lagu pop Sunda yang digarap asal jadi, membuat saya terlecut untuk nyanyi lagi. Terlebih suami memotivasi sehingga saya percaya diri kembali tampil," tambahnya. Menurutnya, album barunya hadir karena dorongan hati. Kerinduan untuk menyanyi di depan publik selalu menggodanya. "Hati tetap enggak bisa dibohongi. Selalu ada keinginan untuk kembali bernyanyi. Makanya ketika ada tawaran dari suami, saya langsung mau," papar inu dari dua anak Cynthia Ivana Sari Hudaya (19) dan Revalina Salsabila Sari Hudaya (7) ini. Dalam album kompilasi yang juga menampilkan sejumlah penyanyi beken di genre pop Sunda itu, Wina mendapat jatah dua lagu, "Gairah Cinta" dan "Cinta Nu Salah". "Saya jadi new comer kembali. Ada perasaan grogi juga maklum hampir tujuh belas tahun vakum," tetapi senang juga, karena teryata masih banyak yang suka suara saya," bilang Wina
Adalah H. Dose Hudaya ( DH ), produser dan pencipta lagu kahot dan sarat inovasi. Kini mengusung wina untuk menggarap sebuah album pop indonesia. Tak tanggung-tanggung, rapper nomor wahid di indonesia Iwa K disandingkan untuk berduet dalam album anyar pop indonesia Wina D'Hebring feat Iwa K yang saat ini sedang dalam promosi .
“saya merasa tersanjung dapat berkolaborasi dengan Iwa K, apalagi ini merupakan album pop indonesia saya yang pertama,” diakui wina pada pembuatan disebuah kawasan di bandung timur.
Lebih jauh wina mengaku senang dan menyambut baik tawaran DH untuk berduet dengan Iwa K. Menurut biduan yang pernah populer lewat lagu “Gairah Cinta” dan “Memendam Rasa” ini, melantunkan pop indonesia dirinya merasa lebih pede meski musikalitas banyak mengalami perubahan.
“melantunkan pop sunda itu kan sebenarnya cukup sulit dengan cengkoknya, makanya saya lebih percaya diri membawakan pop indonesia,” tutur wina .
10 buah lagu dalam berbagai jenis musik, mulai R n B hingga house music terangkum dalam album Wina, meski lagu-lagu dalam album wina merupakan ”recicle” yang seluruhnya buah karya DH seperti “Bye-bye”, “Susis”, Don’t worry be happy” yang sebelumnya dibawakan sule. Terasa lebih fresh lewat sentuhan tangan dingin DH yang kemampuannya menciptakan Hits memang tidak diragukan lagi.
Album pop indonesia wina ini terasa unik dan menarik dinikmati, simak saja nomor lagu lainnya, “O.E.A.E.O” dalam warna house music yang kental. Kolaborasi wina dan barakatak group terasa lebih ritmis dan heboh. Lagu itu sempat dibawakan barakatak bareng Tika Zeins si album “bentang – bentang 2” inovasi dan terobosan baru ala DH juga disajikan dalam lagu “Bola Salju”, pada awal boomingnya lagu itu dikemas dalam konsep full band dan dalam album wina dibawakan dalam balutan house misic memang banyak kejutan inovatif secara musikalitas dan aransemen versi DH dalam album baru pop indonesia Wina D’Hebring, juga paduan vocal Wina dan Iwa K yang padu dan unik .https://twitter.com/winadh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar